• Daftar Isi

  • Kategori

  • Ormas Nasional Demokrat

Kewirausahaan dalam Pengertian

Menjadi seorang pengusaha adalah cita-cita saya, tapi sebelum saya memiliki cita-cita menjadi pengusaha saya selalu berfikir apa yang akan saya lakukan untuk menggapai cita-cita itu. Karena menjadi pengusaha adalah membuka lapangan pekerjaan, hal yang harus dilakukan oleh kondisi Negara saat ini dengan angka pengangguran yang sangat tinggi dan angka kemiskinan yang kian bertambah. lantas apa yang perlu kita lakukan terhadap kondisi saat ini yaitu, melakukan pekerjaan produksi yang inovatif, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan melakukan kerja sama dengan pemerintah atau menjalankan program UMKM

Pada tahun 2009, Indonesia mendapat apresiasi dari berbagai pakar ekonomi kelas dunia atas keberhasilan ekonomi Indonesia. Berbagai sanjungan itu hendaknya jangan sampai membuat lengah kita untuk terus berfikir jernih dan kritis terhadap prospek ekonomi kedepan yang bisa dibilang mengkhawatirkan apabila tidak dilakukan suatu pembaharuan positif. Fundamental ekonomi Indonesia akan kokoh manakala telah terjalin interaksi yang kuat antara makro dan mikro ekonomi secara integratif. Dimana mikro ekonomi lebih dekat dengan pencapaian kesejahteraan rakyat sedangkan faktor makro merupakan pilar penopang bagi tegaknya agregasi perekonomian nasional.

Pengembangan ekonomi rakyat adalah satu sisi, sisi lainnya adalah pengembangan kualitas sumber daya manusia  serta ilmu pengetahuan dan teknologi , sesuai prasyarat dalam membentuk kekuatan bangsa untuk membangun kemajuan dan memantapkan kemandirian. Sumber daya manusia dan ilmu pengtahuan dan teknologi adalah penentu daya saing. Disinilah sebenarnya terletak arena perlombaan antar bangsa.

Istilah kewirausahaan pada dasarnya merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai risiko yang mungkin dihadapinya, berikut kita ulas pengertian kewirausahaan menurut para ahli dan pengamat ekonomi

menurut teman saya DR. Poempida Hidayatullah B.eng Ph.D DIC, kewirausahaan adalah keberanian memulai dan merintis suatu usaha yang berkesinambungan dan menciptakan lapangan kerja baru sehingga menjadi pemain ekonomi yang mandiri.

Peter F Drucker menyimpulkan bahwa Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .

Menurut Thomas W Zimmerer, Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.

Menurut Arif F. Hadipranata, wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang.

Kathleen mengemukakan bahwa wirausaha adalah orang yang mengatur, menjalankan, dan menanggung risiko bagi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukannya dalam dunia usaha.

Andrew J Dubrin, wirausaha adalah Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).

Menurut Robbin & Coulter, Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan.

Soeharto Prawiro menjelaskan, Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth).

Acmad Sanusi mengemukakan, Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.

Jean Baptista Say berpendapat  Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.

Frank Knight menjelaskan, Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.

Joseph Schumpeter berpendapat, Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam seperti memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, memperkenalkan metoda produksi baru, membuka pasar yang baru (new market), Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya

Penrose menjelaskan, Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.

Demikianlah pengertian dan pendalaman kewirausahaan dalam perspektif para ahli dan pengamat ekonomi, semoga pandangan para ahli mampu memberikan ispirasi tersendiri untuk menyelami dunia usaha di perkembangan zaman modern dan sistem ekonomi kerakyatan yang diucapkan konstitusi terimplementasi sehingga ekonomi neolib yang akan mengerogoti ekonomi kerakyatan bangsa Indonesia akan musnah dimakan waktu saja.

Reza-41109506-2DC01

About these ads
Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

Kritik dan Saran

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: